assalamualaikum

selamat datang di blog kami semoga apa yang kami sajikan bisa bermanfaat bagi kita semua amin

Minggu, 13 Juni 2010

sejarah unsur priodik

BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Dalam mempelajari ilmu kimia kita mengenal berbagai macam unsur-unsur sebagai penyusun sebuah senyawa. Kita akan lebih mudah dalam mempelajari kimia jika kita mengetahui banyak hal mengenai unsure-unsur yang ada di muka bumi ini, oleh karena itulah para ilmuan memikirkan bagaimana caranya agar lebih mempermudah dalam mempelajari unsure-unsur tersebut. Maka dari situlah beranjak pemikiran untuk membuat Sistem Periodik Unsur.
dari masa kemasa unsur yang ditemukan selalu bertambah.jika pada tahun 1789 Lavoiser mencatat adanya 26 unsur,pada tahun 1870 dikenl 60 unsur.dan sampai tahun 2000 kita telah mengenal adanya 114 unsur.
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dibuatnya makalah ini adalah agar bisa lebih memahami proses awal mulanya pembentukan system priodik unsur dan lebih mempermudah dalam mempelajari system priodik tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

1. SEJARAH SISTEM PERIODIK UNSUR
Ilmu kimia adalah ilmu yang berlandaskan percobaan.salah satu kegiatan ilmiah yang terpenting adalah mencari keteraturan sebagai hasil dari fakta yaang telah ditemukan.
Kita mengetahui bahwa semua senyawa di alam semesta yang tak terhingga jenisnya terbentuk dan tersusun dari unsur-unsur.dari masa kemasa unsur yang ditemukan selalu bertambah.jika pada tahun 1789 Lavoiser mencatat adanya 26 unsur,pada tahun 1870 dikenl 60 unsur.dan sampai tahun 2000 kita telah mengenal adanya 114 unsur.
Mula-mula orang mengelompiokkan unsur-unsur kedalam dua kelompok,yaitu logam dan logam.Logam memiliki sifat kilap,daapat ditempa menjadi lempeng tipis,dapat dibuat menjadi kawat,dapat menghantar arus listrik,membentuk senyawa dengan oksigen yang bersifat basa.Unsur non-logam tidak mempunyai sifat khas,tidak menghantar panas dan listrik (kecuali grafit) dan membentuk oksida asam.
2. DAFTAR DOBEREINER
Triade Dobereiner
Pada permulaan abad ke-19, massa atom relatif (berat atom) marupakan sifat yang digunakan untuk suatu unsur dari unsur lain.orang pertama yang menemukan adanya hubungan antara sifat unsur dan massa atom relatif adalah Johann W.Dobereiner.Ia menemukan nya pada tahun 1817.beberapa kelompok tiga unsur yang mempunyai kemiripan sifat yang ada hubungannya dengan massa atom relatif seperti:
Litium Kalsium Klor
Natrium Barium Yod
Kelompok tiga unsur ini disebut triade. Diamatinya bahwa massa atom relatif Brom 80,kira-kira sama dengan setengah dari jumlah massa atom relatif Klor 35, dan Yod 127.
Massa atom relatif Br=½(35+127)=81
Meskipun triade ini masih jauh dari sempurna namun penemuannya ini mendorong orang untuk menyusun daftar unsur-unsur sesuai dengan sifatnya.
3. HUKUM OKTAF NEWLANDS
Pada tahun 1865,John Newlands menemukan hubungan antara sifat unsur dan massa atom relatif,sesuai dengan hukum yang disebutnya Hukum Oktaf.Ia menyusun unsur dalam kelompok tujuh besar.dan setiap unsur keselapan mempunyai sifat mirip dengan unsur pertama dari kelompok sebelumnya.
Li Be B C N O F
Na Mg Al Si p S Cl
K Ca Cr Ti Mn Fe
Meskipun ada beberapa hal yang tidak bisa diterima,misalnya Cr tidak mirip dengan Al, Mn tidak mirip dengan P. Fe tidak mirip dengan S,akan tetapi hal ini telah menuju usaha untuk menyusun daftar unsur.
4. DAFTAR MENDELEYEV
Dalam waktu tiga tahun setelah Newlands mengumumkan ‘Hukum Oktaf’, Lhotar Meyer dan Dimitri Ivanovich Mendeleyev ditempat terpisah menemukan hubungan antara massa atom relatif dan sifat unsur lebih terperinci. Keduanya menemukan jika unsur-unsur diatur menurut kenaikan massa atom relatif. Meyer lebih menekankan kepada sifat-sifat fisik.Ia menbuat grafik dengan mengalurkan volume unsur dengan cara membagi kerapatan unsur atom dengan massa atom relatif.
Pada tahun 1869 Mendeletev berhasil menyusun suatu daftar yang terdiri atas 65 unsur yang dikenal pada waktu itu.Ia mengamati sifat kimianya dan menyatakan hukum periodik yang menyatakan:
Sifat unsur-unsur merupakan fungsi berkala dari massa atom relatif.
Unsur-unsur disusun menurut kensiksn massa atom relatif seperti yang digunakan Newlands hanya ada beberapa perbaikan antara lain:
1. besarnya selisih massa atom relatif sekurang-kurangnya dua satuan.
2. bagi unsur transisi disedialkan jalur khusus.
3. beberapa tempat dikosongkan untuk unsur yang belum ditemukan.
4. mengadakan korekai terhadap massa atom relatif
5. tanpa eksperimen ia mengubah valensi Boron dan Aluminium dari 2 menjadi 3
6. Ia meramal sifat unsur yang belum dikenal.
Keuntungan dari daftar Mendeleyev dalam memahami sifat unsur adalah:
1. Sifat kimia dan sifat fisika unsur dalam satu golongan berubah secara teratur
2. Valensi tertinggi dicapai oleh unsur dengan golongan sama.
3. kemiripan sifat dimiliki hubungan diagonal
4. ada unsur yang akan ditemukan yang akan menempati tempat kosong
Keterbatasan Mendeleyef yaitu:
a. panjang perioda tidak sama
b. beberapaa unsur ada yang terbalik
c. selisih massa atom relatif yang tidak berurutan tidak teratur
d. perubahan sifat unsur ini lambat dari elektromegatif menjadi elektropositif
e. unsur-unsur dari lanthanoida dimasukkan kedalam satu golongan
f. besarnya valensi unsur yang lebih dari satu macam valensi sukar diramal kedudukannya dalam sistem periodik
g. sifat anomali unsur pertama setiap golongan tidak ada hubungannya dengan massa atom relatif
h. jika daftar disusun berdasarkan massa atom relatif,maka isotop unsur yang sama harus ditempatkan pada golongan yang berbeda, sedangkan isobar seperti: 40Ar, 40K, 40Ca harus dimasukkan dalam satu golongan.
5. SISTEM PERIODIK MODERN
Daftar asli Mendeleyev mengalami banyak perubahan, namun masih terlihat pada sistem periodik modern. Ada berbagai macam sistem periodik, tetapi yang lebih sering digunakan adalah sistem periodik panjang. Daftar ini disusun berdasarkan konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur. Unsur-unsur dengan konfigurasi elektron yang mirip mempunyai sifat-sifat kimia yang mirip. Jadi sifat unsur ini ada hubungannya dengan konfigurasi elektron.hubungan ini dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. elektron-elektron tersusun dalam orbital
2. hanya dua elektron saja yang dapat mengisi setiap orbital
3. orbital-orbital dikelompokkan dalam kulit
4. hanya n2 orbital yang dapat mengisi kulit ke-n
5. ada berbagai macam orbital dengan bentuk yang berbeda.
6. orbital-s,satu orbital setiap kulit
7. orbital –p,tiga orbital setiapo kulit
8. orbital-d,lima orbital setiap kulitnya
9. ofrbital –f,tujuh orbital setip kulitnya
10. elektron terluar yang paling menentukan sifat kimianya,yang disebut dengan elektron valensi.
11. unsur dalam satu golongan mempunyai elektron valensi yang sama sehingga mempunyai sifat yang mirip
12. satu golongan unsur berubah secaraa teratur
13. unsur dalam satu perioda mempunyai sifat yang berubah secara teratur
Dari penguraian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut,bahwa:
1.sifat unsur merupakan fungsi berkala dari nomor atom
2.sifat unsur bergantung pada konfigurasi elektron.


BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dalam prosesnya unsur-unsur yang kita ketahui dan kita pelajari saat ini bukan hanya ditemukan langsung secara keseluruhan melainkan unsur-unsur tersebut ditemukan secara bertahap. Dan sampai saat ini para ilmuan masih sibuk memcari dan mengembangkan penemuan-penemuan mereka mengenai unsur-unsur tersebut.

Daftar Pustaka

www. Google.com . Sejarah Sistem Peiodik Unsur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar